Shadow Word generated at Pimp-My-Profile.com
→ to get more interactive with Karla, please join her at FACEBOOK or TWITTER





Terima kasih telah mampir ke blog ini .... Terima kasih telah mampir ke blog ini ....




Sekilas Penulis --- Guestbook ---
Buy Karla's Books Online


Komentar lama di Chatbox ini akan otomatis terhapus. Untuk
meninggalkan komentar yg permanen, silahkan isi GUESTBOOK,
atau di READER'S COMMENT di setiap posting

   




Karla M. Nashar on Facebook




If you want to be updated on this weblog Enter your email here:



rss feed



Tuesday, February 02, 2010
TAL 2 - Synopsis + Excerpt


Tongkat Ajaib Lolita

MY DEAREST FROG PRINCE

13.5 x 20 cm - 184 pages

PT Gramedia Pustaka Utama



Sypnopsis

     Di tahun kedua menjadi pewaris kekuatan keluarganya, kehidupan Lolita semakin riuh rendah oleh berbagai kejadian aneh yang harus ia hadapi dengan penuh ketabahan.
     Kali ini Lolita mendapatkan tugas untuk menolong kedua sahabatnya yang masih sangat membenci dirinya. Charlotte yang tingkahnya semakin hari semakin aneh tak terkendali, serta Lili yang ternyata dikuntit makhluk gaib yang ingin menculiknya.
     Namun yang paling bikin Lolita bingung adalah perasaannya ke Dharma. Anehnya, sejak pulang dari Australia Lolita merasa dongeng tua tentang pangeran kodok itu benar-benar menjadi kenyataan. Lalu bagaimana dengan Rio, cowok keren yang minta Lolita jadi pacarnya? Dan Ina yang jelas-jelas naksir berat sama Dharma?

------------------------------------------------


Excerpt



Bab 1


"STOP!!" Tiba-tiba Lolita berteriak keras. "Berhenti, Bruce!! Berhenti!!"

"What the hell…?!" maki Bruce yang bergegas mengerem laju motor. Belum pulih dari kaget karena teriakan Lolita, tiba-tiba saja cewek itu sudah melompat turun dari motor yang masih setengah melaju.

Tanpa memedulikan omelan Bruce, Lolita berdiri sambil terbelalak kagum. Matanya menatap tak percaya ke arah depannya. Sesuatu yang luar biasa bergejolak di hatinya. Ia tak percaya dengan apa yang dilihatnya. Tiba-tiba tawa Bruce meledak.

"Ha… ha… jadi itu, Lolita? Itu yang membuatmu berteriak kaget? Kusangka apa. Tapi oke, aku nggak bakal menyalahkanmu karena tadi nyaris membuat kita celaka. Pasti kamu baru pertama kali melihatnya. Betul, kan?" tanya Bruce.

Lolita menoleh bingung ke arah Bruce, lalu kembali menatap pohon yang berdiri megah dan misterius tepat di hadapannya. "Is that…" Lolita tak sanggup menyelesaikan kalimatnya. Benar nggak sih yang sedang dilihatnya itu? Ataukah ia keliru?

"Is that an upside down tree---pohon yang terbalik? Itu kan yang ingin kamu tanya?" lanjut Bruce masih ketawa geli. Wajah bengong Lolita memang lucu banget. "Betul, pohon itu memang salah tanam…," lanjutnya.

"Serius, Bruce, itu bukan pohon Baobab, kan?" tanya Lolita yang mulai jengkel karena Bruce terus menertawakannya.

"Lho, kok tahu namanya? Kalau melihat reaksimu yang kaget banget tadi, kupikir ini pertama kalinya kamu melihatnya. Well, itu memang pohon Baobab. Adansondia gregorii, itu nama Latin-nya, tapi biasa disingkat Baob di sini," jelas Bruce yang kini berdiri di sebelah Lolita.

"Tapi bukannya pohon itu cuma ada di Madagaskar dan Afrika?" tanya Lolita masih penasaran. Siapa sangka ia bisa melihat langsung pohon yang memiliki arti sangat penting bagi keluarga besar Brahmadiningrat? Di Australia, lagi? Rasanya aneh. Terlebih karena semua legenda yang pernah didengarnya tentang pohon itu sekarang kembali terngiang. Ternyata pohon itu memang ada. Bukan hanya dongeng. Baru kali ini Lolita mengerti benar apa yang dirasakan leluhurnya, Mandahdri, waktu pertama kali melihat pohon itu lebih dari dua ratus tahun yang lalu. Lolita benar-benar terpana dibuatnya.

"Siapa bilang? Di Australia juga ada, hanya saja beda spesies. Di sini ada banyak di Kimberly, di Australia bagian barat. Ada juga sedikit di wilayah utara," jelas Bruce sambil mendekati pohon itu. Lolita segera mengikutinya.

"Dan setiap bulan Juli, di sini kami mengadakan Festival Pohon Baob," lanjut Bruce. "Kamu kayaknya tertarik banget sama pohon ini. Kenapa?" tanyanya.

"Uhm, it's a unique tree," jawab Lolita cepat. Bruce tak perlu mengetahui kaitan pohon itu dengan keluarganya. Lagian, siapa sih yang bakal percaya cerita tentang lima tongkat warisan dari pohon Baobab yang berusia lebih dari dua ribu tahun?! Hoho, bisa-bisa ia malah diketawain sama Bruce nanti.

"Well, karena kamu kayaknya tertarik sekali dengan pohon ini, bagaimana kalau sepulang dari mengantar pesanan ini, kita mampir untuk melihat penjara pohon Baob yang terkenal itu?" ajak Bruce.

"Penjara pohon Baob? Maksudmu?" Lolita menatap Bruce bingung.

"Betul. Baob raksasa yang tengahnya bolong dan dulu dijadikan penjara. Bagaimana? Tertarik mau melihatnya?"

"Tentu saja!!" teriak Lolita senang. Astaga! Melihat langsung penjara pohon Baob? Tentu saja ia mau.




 

Back to : HOME




Posted at 11:26 pm by LALA

Dora
February 25, 2012   11:57 AM PST
 
Saya mw beli 3 buku ini tp d smw gramedia ga ada lagi. cari d mana lg yahh ??
Lala
March 19, 2012   10:34 PM PDT
 
@DORA
Bisa kamu beli online di sini ya... http://gramediashop.com/book/author/karla_m._nashar
Firlien
April 10, 2012   12:47 PM PDT
 
gimana cara beli onlinenya ???
takutnya nanti ada penipuan..
 

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments




Previous Entry Home Next Entry