Shadow Word generated at Pimp-My-Profile.com
→ to get more interactive with Karla, please join her at FACEBOOK or TWITTER





Terima kasih telah mampir ke blog ini .... Terima kasih telah mampir ke blog ini ....




Sekilas Penulis --- Guestbook ---
Buy Karla's Books Online


Komentar lama di Chatbox ini akan otomatis terhapus. Untuk
meninggalkan komentar yg permanen, silahkan isi GUESTBOOK,
atau di READER'S COMMENT di setiap posting

   




Karla M. Nashar on Facebook




If you want to be updated on this weblog Enter your email here:



rss feed



Friday, May 30, 2008
Bellamore - Jawa Pos Online

Ini review dari Jawa Pos Online. Dulu saya pernah membaca artikel review utamanya, tapi sayang sekali sudah tidak ada. Yang tertinggal hanya dua artikel berikut ini. Lucu juga melihat betapa sebuah karya itu bisa multi tafsir. Saya pribadi tidak pernah mengkhususkan  Bellamore sebagai buku yang mengupas masalah virginitas. Saya lebih melihatnya sebagai kisah tentang sebuah pencarian cinta.

 

--------------------------------------------

 

Senin, 28 Apr 2008,

Mempertahankan Prinsip Ketimuran ala Bookaholic

 

Arti Penting Virginitas

Virginitas memang jadi hal yang sangat sakral bagi para cewek. Terutama, penganut adat ketimuran. Kelima cewek cantik yang menjadi bookaholic kali ini juga setuju bahwa virginitas adalah hal utama. Tapi, mereka punya pendapat masing-masing yang menarik untuk masalah tersebut.

Arus globalisasi sedikit banyak mempengaruhi adat ketimuran. Terutama, pergaulan. Virgintias tidak lagi menjadi suatu hal yang sakral. Tapi, tidak banyak juga yang masih mempertahankannya. Seperti, Mira Damayanti, Defiyani Rahma Putri, Yuan Ariestya Niovitta, Ayu Dewi, dan Gusti Khairunisa.

Lima bookaholic tersebut sepakat bahwa cewek wajib punya prinsip. Apalagi menyangkut virginitas. Wuih, nggak ada tawar menawar pokoknya. Mereka berpendapat, wujud emansipasi wanita yang paling utama adalah mempertahankan prinsip.

"Kalau prinsip diri sudah mampu dipertahankan, yakin deh, untuk selanjutnya, kita tidak akan bermasalah sama yang namanya komitmen," tutur Yuan. Bagi dia, semua hal berawal dari diri sendiri. Kalau selalu mengikuti arus, selamanya kita tidak akan dihargai oleh orang lain. Seperti pepatah, orang lain baru menghargai dirimu ketika kamu bisa menghargai diri sendiri.

Makanya, Yuan setuju banget sama sikap Lana yang keukeuh sama pendiriannya, apa pun yang akan terjadi. Pendapat tersebut disambut anggukan semangat oleh empat bookaholic lainnya. Malah, Nisa punya pendapat sendiri yang menguatkan anggapan Yuan itu. Terutama jika masalah tersebut sudah berhubungan dengan pacaran.

Nisa tetap memegang prinsip tidak perlu aneh-aneh kalau pacaran. Apalagi harus menuruti kemauan pacar yang terkadang di luar batas. "Kalau kita nggak kuat iman alias prinsip, gampang deh dibujuknya," ujarnya.

Wah, jangan-jangan kamu pernah punya pengalaman kayak gitu, ya? Sahut empat bookaholic lainnya. Nisa hanya bisa tersenyum dan mengangguk. Kontan, keempatnya heboh pengin tahu apa yang terjadi selanjutnya. Terus, kamu gimana, Nis? "Ya kutolak. Males banget. Kayak gitu tuh bukan cinta lagi, tapi nafsu," tegasnya.

Bookaholic yang lain setuju. Termasuk, Ayu yang masih berumur 14 tahun. Dia sudah memperingatkan kakak-kakaknya supaya berhati-hati dalam bergaul. Sebab, dia pernah punya teman yang dianggap nggak bener hanya karena nggak virgin. Devi yang melihat Ayu pun bersemangat. Dia gemas menimpali. "Ok deh," sahutnya disambut gelak tawa seluruh bookaholic.

"Bagaimanapun, kita tetap orang Indonesia. Menganut budaya Timur. Jadi, ngapain juga mencemarkan adat dengan having sex secara ilegal," ucap Devi. Dia berpendapat, prinsip still virgin before maried punya banyak dampak positif.

Misal, meminimalkan tertularnya penyakit kelamin hingga menjauhkan diri dari dosa. Oke, setiap orang memang berhak memilih dalam hidup. Namun, apabila ada pilihan yang lebih baik, kenapa nggak?

Lima bookaholic itu memang teguh membicarakan virginitas. Tapi, mereka ternyata juga menangis ketika membaca Bellamore. Kerennya lagi, mereka kompak menangis pada adegan yang sama. Yakni, saat Lana membaca surat perpisahan dari Fabian. "Kan kasihan," seru mereka kompak. Dasar cewek.... (feb/kkn)

 

Link: http://209.85.175.104/search?q=cache:-1AqfIyg_HQJ:202.158.49.30/index.php%3Fact%3Ddetail_c%26id%3D338817+bellamore&hl=en&ct=clnk&cd=17&gl=id

 

------------------------------------------------

 

Senin, 28 Apr 2008,

Cuap-Cuap

 

   Salut Keteguhan Lana - Pas baca halaman-halaman awal buku ini, bisa dibilang wajahku nggak menampakkan banyak ekspresi. Soalnya, memang di awal novel, ceritanya agak datar. Isinya adalah cewek yang memegang teguh prinsip virginitas. Nothing special. Menurutku sih, semua cewek pasti punya prinsip sama. Iya, nggak? Tapi lama-lama, aku salut juga sama tokoh utama, Lanavera. Di tengah pengaruh orang-orang di sekelilingnya, dia tetap keukeuh menjaga kehormatan sebelum menikah. Bukan karena apa-apa, kesucian kan memang bukan sesuatu yang harus diobral seperti barang dagangan. Apalagi, kalau kita hidup di lingkungan yang sangat bebas seperti Lanavera. Mungkin menjaga prinsip virginitas itu bakal lain ceritanya. Yang jelas lebih susah. Beruntung, dia sukses. Salut! ----- Defiyani Rahma Putri - UPN

 

   Kecipratan Bahasa Italia - Awalnya, aku nggak begitu interest sama buku ini. Aku sempat mikir, Bell Amore pasti sama aja kayak novel-novel metropop kebanyakan. Biasanya, buku-buku model begitu kan memang begitu-begitu aja temanya. Young, smart, but single. Tapi di tengah-tengah cerita, konflik antara Lana dan Fabian tuh kocak banget! Isi cerita yang standar-standar aja jadi terimbangi dengan celotehan-celotehan mereka. Apalagi, salah satu tokohnya memang orang bule Italia. Buku itu pun dihiasi banyak bahasa Italia. Lumayan banget, tuh. Aku jadi ngerti sedikit-sedikit tentang bahasa asal negara Fabian tersebut. Itung-itung, nggak usah les, udah kecipratan ilmu bahasa Italia. He he he… ----- Mira Damayanti - Unair

 

   Pembelajaran buat Cowok - Empat jempol buat Lana! Sumpah, aku bener-bener kagum sama prinsipnya. Kekuatan Lana buat terus mempertahankan virginitas itu hebat banget! Bahkan, dia sama sekali nggak ngerasa rugi harus putus demi menjaga kesucian dan harga diri. Wuaah, salut salut! Menurutku, novel ini wajib dibaca semua kalangan, mulai yang muda sampai tua. O ya, cowok juga kudu baca novel itu. Biar semua orang ngerti betapa pentingnya arti virginitas bagi seorang perempuan. Sekarang banyak banget yang melepas prinsip demi sang kekasih, kan? Akhirnya, hilanglah yang namanya keperawanan. Nah, pelajaran nih buat para cowok. Kalau pacaran, hargai prinsip kita kaum perempuan. Kalau memang sayang, jangan cuma berorientasi sama fisik. Ih, males banget! Jangan sampai deh… ------ Gusti Khairunisa - SMA Trimurti

 

   Banyak Belajar Cinta - Istilah cinta kayaknya udah nggak asing di kuping para remaja. Aku ingat banget sama seseorang. Dia pernah berkata bahwa ketika kita memutuskan mencintai seseorang, berarti kita harus berani menanggung akibatnya. Artinya, jatuh cinta itu memang enak. Tapi, putus cinta juga bakal terasa menyakitkan banget. Apalagi, kalau orang itu adalah pacar pertama kita. Aduh, sakit deh pokoknya. Nah, di buku ini, si Lana malah putus berkali-kali. Wah, pasti rasa sakitnya berlipat-lipat ya? Dari Bell Amore, aku belajar banyak tentang cinta. Ternyata, cinta tuh bener-bener nggak harus memiliki. Satu lagi, yang namanya jodoh tuh nggak akan lari ke mana-mana, sekalipun kita sembunyi di ujung dunia  ----- Ayu Dewi - SMPN 26 Surabaya

 

   Buku yang Wajib Dibaca - Cinta. Wah… Buku satu ini jago banget mengungkapkan semua yang berkaitan dengan kata itu. Apalagi, buat para pengagum cinta. Mereka dijamin bakal suka. Buku ini cocok banget lho dibaca anak-anak remaja kayak kita. Apalagi yang lagi falling in love. He he he… Habis, ceritanya seru banget, sih. Pertama, kita bakal kebawa aura yang cewek banget berkat pemikiran si Lana tentang virginitas. Awalnya, kita bakal terharu banget membaca kisah cinta antara Lana dan Fabian. Tapi, untunglah ending-nya sangat memuaskan. Apa itu? baca sendiri aja! Ceritanya asli nggak ngebosenin, kok. Apalagi, di dalam buku ini, banyak bahasa asing. Misalnya, bahasa Inggris dan Italia. Lumayan buat nambah kosakata. Walaupun bukunya cukup tebel, nggak rugi bacanya… Pokoknya, wajib baca!  ---- Yuan Ariestya Niovitta - SMAN 11 Surabaya

 

Link: http://209.85.175.104/search?q=cache:JnMBQpW--7UJ:www.jawapos.com/index.php%3Fact%3Ddetail_c%26id%3D338815+bellamore&hl=en&ct=clnk&cd=13&gl=id

 

------------------------------------------------ 

 

Back to : HOME


Posted at 10:34 pm by LALA

KiRey
November 22, 2008   11:06 PM PST
 
membaca beLLamore membuat saya menyadari bahwa ketika memiliki cinta dengan level yg lebih tinggi seperti yg dialami oleh Lana n Fabian + Lana n Dani...
seseorang akan menikmati indahnya cinta yang sesungguhnya....bukan hanya yg tampak oleh mata tp yg dirasakan oleh hati dan jiwa.
LALA
December 1, 2008   09:05 PM PST
 
TO DEE + KIREY
Makasih... Mudah2an bisa menjadi inpirasi.
Risma
May 5, 2011   12:00 AM PDT
 
Likee itt... suka bangeet deh...
G ngebosenin
D.Mariani
June 20, 2011   02:22 PM PDT
 
Tulisan Fabian untuk the beloved Lanavera mengingatkan aku bahwa mencintai tidak harus selalu memiliki...

Terasa indah walaupu hanya dalam sebuah memori...

Sukses selalu mba Lala...
 

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments




Previous Entry Home Next Entry