Shadow Word generated at Pimp-My-Profile.com
→ to get more interactive with Karla, please join her at FACEBOOK or TWITTER





Terima kasih telah mampir ke blog ini .... Terima kasih telah mampir ke blog ini ....




Sekilas Penulis --- Guestbook ---
Buy Karla's Books Online


Komentar lama di Chatbox ini akan otomatis terhapus. Untuk
meninggalkan komentar yg permanen, silahkan isi GUESTBOOK,
atau di READER'S COMMENT di setiap posting

   




Karla M. Nashar on Facebook




If you want to be updated on this weblog Enter your email here:



rss feed



Tuesday, October 02, 2007
A Letter From Bellamore’s Reader

 

Dear Bellamore Readers,

    Berbagai e-mail masuk merespond Bellamore. Mostly bercerita kalau kisah Bellamore telah menggerakkan hati mereka, baik karena teringat akan kisah cinta mereka dulu, tentang harapan cinta mereka, atau pun tentang bagaimana mereka mendapat pemahaman baru dalam menghadapi cinta. Once again, thank you so much for those who have wrote me e-mail and share their stories.

    Di bawah ini adalah salah satu e-mail yang datang dari pembaca Bellamore serta balasannya. Isinya telah diedit sedikit demi kenyamanan pembaca, serta dihapus nama pengirimnya. E-mail ini telah mendapat ijin dari sang pengirim untuk ditaruh pada blog ini. And who knows this story could inspired you...

Best Wishes,

Lala   

 

----------------------

 

Dear Karla,

 Aku baru saja selesai membaca novel kamu yang judul "Bellamore" and honestly ceritanya benar-benar touching sekali… Membuat aku teringat akan my someone from the past — seorang cowok yang I once thought was my soulmate… But yet, there were lots of things left unspoken and we never really had the time to let our feelings out in the open though we knew we loved and cared for each other…

Then I met my  husband… Dan cowok yang kupikir adalah soulmate-ku itu, tak pernah memberi kepastian what was it between us. Akhirnya aku memutuskan to get married.

Awal-awal pernikahan kami, begitu sering kami bertengkar. Ini semua membuatku berpikir—what if I got married dengan soulmate-ku itu… What if—given time and place—kami sama-sama berani membuat keputusan untuk together forever… Tapi memang benar, yang namanya takdir—destiny—tak ada seorang pun tahu dimana dan bagaimana jalannya.

Setelah married, aku masih keep in touch dengan sang soulmate, until couple months ago waktu aku membaca kalimat di sebuah blog bertuliskan — "The hardest thing to let go is the thing that has never been yours. Illusion could be the toughest thing to let go" — Then suddenly I realized, this was only illusion. Kebersamaan dan apa yang I wish I could have with him was just an illusion… Justru hidupku dengan my husband is  the real life.

Suamiku mungkin tak sempurna…. ooh please, I'm pisces and most of the time romance clouded my mind… hehehe… Semua yang berbintang pisces pasti hopelessly romantic… Dan suamiku sama sekali tak seromantis yang di novel-novel yang pernah kubaca atau pun film-film yang pernah kutonton… But, he's romantic in his special way… Dia membuatku merasa tenang, tentram walau terkadang he's a pain in the ass… Tapi semakin lama aku semakin merasa tak akan ada yang bisa mencintaku seperti dia mencintaiku… Garing banget ya bo… hahahaha…

Bulan depan kami akan merayakan anniversary kami yang kedua. Masih seumur jagung memang. Walau awal-awal menikah banyak berantemnya, sekarang kayaknya aku lebih bisa mengerti dia, dan lebih tidak memasukan ke hati tingkah-tingkahnya yang menyebalkan. Karena kupikir, I'm not perfect myself. Pasti banyak tingkahku yang membuatnya sebal juga … hehehe…

Btw, ini fotoku, my hubby and our lil' princes… Sekarang aku lagi hamil anak kedua. Life couldn't be happier… I'm a sucker for romance, dan aku bisa menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk mengobrolkan soal cinta.

Well, that's it for now… Aku jadi curhat, tapi setelah membaca novel kamu tiba-tiba saja jadi ingin curhat sama someone. Katanya kalau curhat sama orang yang nggak kita kenal, rasanya lebih plong. Benar nggak sih? Kayanya sih benar… hehehehe…

Keep up the good work and take care….

From

Someone

 

------------------------

And here's my reply to the above e-mail:

 

 

Hi Someone

Sejak Bellamore terbit, beragam e-mail melayang masuk ke inbox. But what can I say, I was moved with your e-mail because it was so surreal… Karena yang terjadi pada kamu itu pernah juga aku alami walau hanya sebagian saja. Dan sudah bisa dipastikan di luar sana banyak juga yang pernah mengalami hal serupa.

Anyway, talking about so many things left unspoken, aku juga sering mengalami itu… Aku sadar betapa sering aku kehabisan kata-kata saat ingin mengungkapkan perasaanku to my someone special… Tapi Tuhan itu memang adil. Walau begitu sering lidah ini kelu tak bisa berkata, ternyata aku masih dikasih kemampuan untuk merangkai kata-kata melalui tulisan. One of my ex once told me, kalau dia bisa mengenal aku lebih dekat karena apa yang aku tulis (SMS, letter, card & e-mail)… Betul, maunya sih seperti di novel2/film2 when we could be so fluent to express our feeling and what we have in our mind, tapi (surprise!) ternyata hidup ini memang nggak seperti di novel2/film2. Tidak ada bagian editing yang bisa men-delete, fast forward, rewind atau pun merekam ulang kejadian yang sudah terjadi… Jadi nggak heran juga kalau terkadang kita sering menyesali apa yang sudah kita ucapkan yang seharusnya tidak seperti itu, atau apa yang seharusnya bisa kita lakukan seandainya kita dikasih second chance…

Btw, two tumbs up for you for having the gut to let your illusion go. Kalimat dari blog teman kamu itu dalam sekali… and also so true! I would say that illusion is like two ways mirror. From one side, it looks like a beautiful painting that could bring us all those happy feelings that we all crave for. But just look at the other side, and surprise, surprise, it surely does a perfect recipe to ruin our life—the real life that we're living right now…

And another two tumbs up for you karena berani menerima kalau suami kamu itu, terlepas dari kekurangannya, sebagai yang terbaik untukmu… Malu memang kalau kita menuntut seseorang untuk sempurna padahal kita sendiri juga jauh dari kesempurnaan itu. Tapi mungkin memang itu yang digariskan Tuhan. Dia memberi pasangan untuk menyeimbangkan hidup kita ini. Kebayang nggak kalau 2 orang yang hopelessly romantic berjodoh? Mungkin mereka akan menghabiskan hari-hari mereka saling berkirim surat2 cinta super romantis, saling mengutip bait-bait puisi nan indah dan saling memuji satu sama lain sampai lupa makan, minum, mandi, tidur, ganti baju, dll…

Ha…ha… pasti nggak akan sedrastis itulah! But the point is, pasangan kita adalah penyeimbang kita. Aku juga nggak terlalu ngoyo berharap kalau kartu Hallmark berisi kalimat2 romantis atau puisi2 'picisan' karyaku yang aku kirim ke my someone akan dibalas dengan hal yang serupa. Nyatanya memang tidak setiap orang bisa demikian, and that's something we have to learn to accept.   

Haiyah! Jadi saling curhat neh! Anyway, thanks for your e-mail. It was thrilled to hear from you. Somehow, I'm flattered that you wrote and confided your feeling to me though we barely know each other… 

Salam,

Lala

  

------------------------

NOTE:

 

Kalau ada dari kalian yang punya kisah cinta unik dan mau sharing, jangan ragu2 ya kirim e-mail. Kalau bagus, nanti akan dimuat diblog ini. Jangan khawatir kalau tidak bisa merangkai kalimat yang pas, nanti bisa diedit supaya lebih enak dibaca. Dan siapa tahu kisah kalian bisa menjadi inspirasi buat yang lain. Oke?!  

 

------------------------------------------------ 

 

Back to : HOME

 


Posted at 08:12 pm by LALA

nimas
January 6, 2008   03:15 PM PST
 
dear, mbak karla...

tawaran sharing bole juga...

novel bellamore itu seperti kisah daku <hiks..>

ku kira dya soulmate... wes pokoknya he is the one..

but, god ALWAYS have another beautiful story...

1 bulan pertama... <nangis kaya orang gila, denger lagu2 yang melow dikit... wew>

5 bulan pertama... <ya wes,, kan udah ada yang ini>

10 bulan... <let it go,, sperti yang danny bilang, bangkit dan syukuri orang yang ada di sebelah mu.. yang mencintaimu apa adanya dan dengan caranya yang bener2 unik, dan hanya dengan cara itu kamu yakin bahwa dia mencintaimu>
LALA
January 8, 2008   10:36 PM PST
 
To NIMAS
wah, another sad story... tapi skrg sdh nemu yg baru kan? Hold on to what you have right now... yg sdh lewat, ya let it go lah... Tks for sharing, anyway... GBU!
antee
September 30, 2009   12:52 PM PDT
 
mbak, aq suka bgt bell amorenya, banyak bgt kalimat2 yang sampe aq garis bawahi karna baguss..malah ada beberapa kalimat yang aq masukin k blog aq..

aq juga punya love story yang kayanya bs jd best seller klo dbikin novel..

aq mau share tp lewat email aja ya mbak,boleh?
LALA
October 1, 2009   09:58 AM PDT
 
to ANTEE
Halo... Makasih ya sdh mampir ke sini. Silahkan saja kalau mmg ingin share via email. Cheers!! (^_^)
 

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments




Previous Entry Home Next Entry